KESAKITAN TERGANTIKAN HIDAYAH

cahaya-hidayahBegitu terjalnya pijakan yang aku lalui, begitu panjangnya perjalanan untuk memperjuangkan asa, karya cipta, cita dan cinta berliku ini hingga sampailah pada sebuah kenyataan pahit yang begitu menyesakan dada dan mengganggu psikologisku. Kutahu waktu akan memproses keadaan, namun waktu jualah yang akan membuat kegundahan di sepanjang detik waktu berjalan. Menikmati akhir yang menyakitkan yang akan dirasakan sepanjang nafasku berhembus, ini resiko yang dihadapi, karena kutahu jika ini bukanlah akhir tetapi awal dari terbitnya matahari hati, dan munculnya jati diriku yang sebenarnya, namun ku harap jati diri dimaksud ini adalah sosok kembalinya diriku pada amanah cita-cita orang tua yang mana mengharapkan keturunannya menjadi orang yang tak lalai pada syiar islam dan mampu menjadi tokoh yang agamis. Mengingat ke belakang bahwasannya sepanjang perjalanan ku menyadari bahwa aku telah lari dan berbelok jauh dari sebuah amanah sehingga keridhoan itu tak kunjung menyertai perjalananku, dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati aku ingin kesakitan ini tergantikan oleh hidayah yang mampu membuka mata hatiku yang tertutup dan mampu menghancurkan kerasnya hatiku yang telah membaja. Dalam keterpurukan ini, ku tak lelah dari cita, kutak lari pula dari cinta karena cita merupakan asa harapan untuk kemapanan dan cinta penyemangat hati sekaligus penguji keimanan dan tolok ukur kepribadianku. Dua hal yang tak ingin aku abaikan, namun menaruh harap bahwasannya cita dan cinta bukan lagi hal yang dicari dan di kejar tetapi untuk mulai dijalani dan dijaga atas ridho ilahi.

Aku menyadari bahwa akulah yang buruk, akulah yang tak baik sehingga ini menjadi ancaman dalam kehidupanku.. Luka ini akan sembuh dan tidak akan sakit lagi namun bekas luka tidak akan bisa dihapus. ini menandakan begitu parahnya luka yang menyayatku tetapi aku masih bisa meredam rasa sakit itu dengan keikhlasan.. Akupun menyadari jika ku telah melupakan amanah dan memanufer hidup yang beresiko tinggi.. kini,, ku akan menikmati ini semua.. kuberharap “Yaa Robb… Kesakitan ini gantikanlah dengan hidayah”.. Laa haulawala quwata ila bilah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s