KOMISARIAT HIMPUNAN MAHASISWA SERANG (KOMSAT HAMAS) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) BANTEN BERDIRI

MENDEKLARASIKAN ORGANISASI DI SITUS SEJARAH BANTEN MASJID PACINAN TINGGI BANTEN LAMA PADA HARI JUM’AT TANGGAL 21 MARET 2014/19 JUMADIL AKHIR 1435 H PUKUL 00.30 WIB  (KP. DERMAYON RT.06/02 DESA PEMENGKANG KECAMATAN KRAMATWATU KABUPATEN SERANG)

 

Oleh. M. Yusron, SE

Pelopor Penggagas dan pendiri Himpunan Mahasiswa Serang Komisariat STIE Banten

Mahasiswa sebagai agen perubahan sudah seharusnya berada dalam posisi yang netral dan harus mampu mengawal kebijakan publik, berjiwasosial, dan memihak kepada rakyat serta turut andil berperan dalam perpolitikan baik di dunia kampus maupun politik bangsa dan Negara namun tak kalah penting dari itu semua mahasiswa harus mengedepankan sisiakademisnya sebagai harapan bangsa yang mampu membangun kemajuan Negara. Dinamika dan problematika yang dihadapi oleh mahasiswa yang berorganisasi sejauh ini cenderung menghantui para kader-kader yang ingin bergabung dalam dunia organisasi kemahasiswaan. Bukan saja factor dinamika dan problematika, namun proses orientasi rekruitmen kaderisasi pun menjadi factor penyebab utamanya karena dianggap menakutkan. Dan kebanyakan orang memandang orientasi identik dengan perkoncoan. Namun bagi saya, untuk mencetak kader yang handal dan professional dibutuhkan pendidikan yang tegas untuk merangsang daya piker dan jiwa intelektualitasnya, kuat jasmani dan rohani serta memiliki rasa kecintaan dan tanggungjawab sebagai kader penerus melalui proses orientasi, agar kelak mencetak calon-calon pemimpin handal, berguna dan siap ditempatkan dimanapun.

Memadang fenomena kehidupan mahasiswa saat ini, mahasiswa cenderung lebih mengedepankan gaya hidup hedonisme, trend masa kini yang sulit dilawan dan dihapuskan menjalar begitu cepat tanpa sadar mahasiswa lebih banyak memamerkan gaya hidup dan pergaulannya ketimbang harus menjadi mahasiswa yang sibuk menggeluti dunia organisasi, hal ini berdampak pada menurunnya minat mahasiswa yang aktif di organisasi. Meski dalam kondisi seperti itu tentunya masih ada beberapa mahasiswa yang berjuang untuk mempertahankan karakter mahasiswa yang sesungguhnya sebagai agent of intelektual, agent of change, agent of control, yang mampu mewarnai dunia kampus dan turut serta beperan dalam memajukan kampus serta memiliki kiprah luas dalam dunianya menjadi catatan penting bahwasanya kampus tanpa aktivis seakan tak berwarna.

Hamas STIE Banten adalah organisasi eksternal kampus yang berbentuk primordialisme (kedaerahan), memiliki target sebagai wadah inteletual mahasiswa khususnya di STIE Banten yang saat ini tengah kerisis kepemimpinan dan kaderisasi, dalam eksistensinya para kader hamas yang tersebar diorganisasi-organisasi kemahasiswaan STIE Banten akan memberikan kontribusinya untuk menjadi mitra organisasi internal dan lembaga dengan baik. Kajian-kajian yang ada di Hamas sangat beragam dan luas akan menambah wawasan, ilmu dan pengetahuan serta sebagai modal kekuatan untuk menjalankan roda organisasi yang professional. Sejauh ini sangat terasa kiprah kader-kader Hamas STIE Banten yang telah berperan penting dan mampu menempatkan kader-kadernya untuk menjalankan estafet kepemimpinan untuk melanjutkan nafas organisasi kemahasiswaan yang ada di STIE Banten. Dengan hadirnya hamas komisariat STIE Banten diharapkan mampu membantu mencetak kader-kader yang professional, handal dan berguna khususnya bagi STIE Banten, bagi Serang, bagi Banten dan Indonesia pada umumnya. Hamas STIE Banten agar menjadi organisasi internal yang disenangi dan dibutuhkan bukan ditakuti atau dimusuhi. Bergerak dengan penuh pengabdian dan tanggungjawab serta bukan hanya beretorika atau argumentasi semata namun diharapkan mampu mewujudkan dan mengimplementasikan aspirasi mahasiswa maupun keinginan lembaga melalui gerakan-gerakan yang tentunya lebih mengedepankan organisasi internal seperti KEMA dan UKM yang mana dijalankan oleh kader-kader HAMAS STIE Banten. Boleh dikatakan bukan saja sebagai wadah inteletual namun mitra organisasi yang sinkron dan saling membutuhkan satu sama lainnya untuk kemajuan kampus STIE Banten khususnya.

Hamas Komisariat STIE Banten didirikan di Banten lama dan mendeklarasikan pendiriannya di situs sejarah Masjid Pacinan Tinggi Banten lama pada hari jum’at tanggal 21 Maret 2014 Pukul 00.30 WIB. Pendirian tersebut dipimpin langsung oleh KetuaUmum Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Serang (Sobari). Sebelum dideklarasikan terlebih dahulu diadakan Muskom I (Musyawarah Komisariat ke I tahun 2014) untuk memilih ketua dan kepengurusan pertama. Selain agenda Musyawarah Komisariat (MUSKOM), deklarasi, juga melakukan ziarah kemakam Sultan Maulana Hasanudin Banten, serta melakukan napak tilas situs sejarah Banten. Napak tilas dilakukan di beberapa situs sejarah banten terdekat seperti masjid pacinan, surosowan dan kraton kaibon. Tokoh penggagas Hamas STIE Banten yang berjuang dengan keras hingga memakan waktu yang cukup lama ini dipelopori oleh M. Yusron (Eks. Sekjend Keluarga Mahasiswa Masa Bhakti 2011/2012) dan Sobari (Ketum PP Hamas) berperan secara maksimal hingga terbentuk dan berdirinya Hamas Komisariat STIE Banten yang telah dideklarasikan dan disaksikan oleh PP-Hamas, PK-Hamas Unsera, PK-Hamas IAIN, PK-Hamas Untirta dan PK-Hamas Unbaja PK-HAMAS UPI. Para pendiri sekaligus pengurus pertama tersebut adalah Irwan Erdiana, Septian Maulana, Rian Permana, Amirullah Firdaus, Musliah, Maemunah, Rini Sri Wahyuni, Siti Farahiyah dan Khulukiyah telah melakukan sumpah dengan hikmat.

Dalam melakukan napak tilas situs sejarah Banten ada beberapa catatan penting yang menjadi perhatian yaitu, situs bersejarah tersebut terlihat tidak terurus, pagar yang hamper roboh, dinding yang sudah using dan rusak, beberapa bangunan yang terdapat corat-coret cat orang-orang yang tidak bertanggungjawab, rumput-rumut liar yang tinggi dan ranting pepohonan yang berjatuhan terlihat semeraut serta beberapa akses jalan yang tidak enak di lalui. Ini sangat ironis, setelah melakukan diskusi dengan salah satu aparatur desa setempat ada beberapa harapan yang ditujukan kepada pemerintah agar segera memperhatikan situs-situs sejarah sebagai asset Banten yang sangat berharga ini. Berharap agar pemerintah tidak berdiam diri dan segera memperhatikan kondisi situs sejarah tersebut dengan merawat dan memperbaikinya karena bukan saja masyarakat setempat yang mengeluh tentang kondisi tersebut namun para wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Jika kondisi tersebut semakin parah maka PR kawan-kawan Hamas untuk memberikan terguran kepada pemerintah demi keindahan Banten tercinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s