Peran Pesantren dalam Menggalang Persatuan dan Kesatuan NKRI

Peran santri benar-benar dilupakan bahkan tak tercatat dalam sejarah Negara Republik Indonesia, berdasarkan beberapa sumber mengungkap bahwa para santri berperan aktif dalam menggalang persatuan dan kesatuan NKRI, tokoh-tokoh santri berjuang melawan para penjajah, bahkan Soekarno Presiden RI pertama adalah tokoh seorang santri, ini merupakan bukti kuatnya peran kaum santri dalam memerangi penjajah yang mengkoyak-koyak negeri ini. Beberapa tokoh santri lainnya bersam,a para kiyai baik dari jawa, Sumatra, Kalimantan dan sebagainya berjuang dengan gagah dan berani untuk membela Negara Indonesia, namun hingga saat ini para santri sepertinya terbelakang dimata pemerintah, pemerintah sangat minim dalam memberikan bantuan untuk pendidikan pondok pesantren, sehingga memaksa para pondok pesantren untuk meminta sumbangan kesana kemari dengan membawa proposal, ini sangat memperihatinkan, seharusnya pendidikasn pondok pesantren pun harus diperioritaskan dalam anggaran pemerintah.

Untuk memperjelas peran pesantren dalam menggalang persatuan dan kesatuan NKRI saya akan membahas secara ringkas, semoga ini dapat bermanfaat untuk kita semuanya khususnya kaum muslimin wal muslimah agar membesarkan pondok pesantren menjadi Pendidikan Dasar yang paling utama dalam mendidik manusia yang berakhlak, beriman dan taat terhadap agama, ketika sudah taat terhadap agama agar mampu mengimplementasikan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berguna dan memajukan Negara.

PONDOK PESANTREN

Makna Pondok Pesantern adalah :

  • Funduk (Arab) artinya Ruang Tidur
  • Pesantren : pe-santri-an
  • Santra : Sant artinya manusia baik, tra  artinya  suka menolong.
  • Shastri, India artinya Ilmuan Hindu yang pandai menulis
  • Santri artinya Murid
  • Cantrik, Sansakerta artinya selalu mengikuti guru

SEJARAH PONDOK PESANTREN

  • Masa Awal Kedatangan Islam
  • Masa Penjajahan
  • Masa Kemerdekaan (Orla dan Orba)
  • Masa Reformasi
  • Salafi dan Modern

MASA KEDATANGAN ISLAM

  • Pesantren pertama kali didirikan oleh Wali Songo (Jumhur Ahli Tarikh)
  • Pendiri pertama Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, atau Sunan Gunung Jati
  • Mempersiapkan Kader Terdidik Untuk Dakwah Islam
  • Menekankan pada Aspek Moral dan Akidah

MASA PENJAJAHAN BELANDA – JEPANG

  • Ruang Gerak Pesantren Sangat Terbatas
  • Perjanjian Giyanti (Resolusi 1825) Pembatasan Jumlah Jamaah Haji
  • Membatasi Hubungan Orang Islam Indonesia dengan negara-negara Islam yang Lain
  • Respons atas tindakan penjajah Belanda kaum santri melakukan pemberontakan (1820-1880) : Kaum Padri Imam Bonjol di Sumatera Barat, Pangeran Diponegoro, Jawa, Geger Cilegon
  • KH Hasyim Asy’ari  menentang kewajiban menyembah matahari tiap jam 07.00 menghadap ke Tokyo

MASA KEMERDEKAAN

  • Kaum Santri Berjuang Mempertahankan Kemerdekaan
  • Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari, arek-arek Suroboyo, 10 Nopember
  • Masa Soekarno : Pesantren berhadapan dengan Kaum Komunis
  • Peristiwa Madiun 1948, G 30 S PKI 1965, Peristiwa Pembantaian Puluhan Ribu Komunis

BAHAYA LATEN KOMUNISME

  • Karl Marx (Marxisme), Hegel, Lenin, DN Aidit, dll
  • Ajarannya Tidak Percaya Kepada Tuhan
  • Memusuhi Agama dan Kaum Beragama
  • Agama Merupakan Penghalang Cita-cita Komunisme Dunia
  • Santri dan Kiyai Harus dimusnahkan

PERAN STRATEGIS PESANTREN

  • Relasi Kiyai-Santri mitra kerja pemerintah
  • Pesantren Sangat Independen dan Ikhlas
  • Pesantren Tidak Pernah menjadi Bughat terhadap pemerintahan RI yang Sah
  • Pesantren terbukti Turut Serta Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

PERIODE TAHUN 90an

  • Pesantren Ekspansi ke Dunia Bisnis, Ekonomi dan Perdagangan
  • Melahirkan Dua istilah Pesantren Salafi dan Modern
  • Salafi Berbasis Kitab Kuning, Mampu melahirkan Imam Shalat Janazah
  • Modern Berbasis Penguasaan Bahasa Praktis dan Keterampilan Mampu mencetak Khatib Jumat Fasih Memukul Drumb Band

Demikian ringkasan pembahasan ini semoga bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s